Selasa, 21 Februari 2017

Deteksi Masalah Kesehatan Lewat Kondisi Mata

 Mata menjadi cermin diri seseorang. Termasuk masalah kesehatan yang sedang dialami. Seperti halnya organ tubuh lain yang akan memberikan sinyal masalah kesehatan, mata juga melakukan hal yang sama.
Berikut ini adalah daftar berbagai masalah kesehatan yang ditunjukkan lewat kondisi mata seperti dilansir Times of India.
Pandangan kabur atau dobel
Jika Anda mengalami pandangan dobel atau pandangan Anda menjadi kabur, itu bisa menjadi indikator masalah stroke. Anda disarankan berkonsultasi dengan dokter segera.
Mata menonjol
Tonjolan di bagian mata atau ada sensasi seperti menonjol, menunjukkan adanya masalah tiroid yang bisa disebabkan oleh hipertiroid.
Lingkaran abu-abu di sekitar kornea
Adanya lingkaran abu-abu di pinggiran kornea seringkali dikaitkan dengan tingginya kolesterol dan trigliserida. Hal ini berpengaruh pada risiko orang tersebut terkena serangan jantung dan stroke. Anda harus segera melakukan cek darah jika menyadari ada tanda ini di mata.
Titik hitam
Jika Anda memiliki titik hitam atau garis bergelombang di mata, itu bisa menjadi gejala migrain. Jika tanda itu juga diiringi dengan sakit kepala yang sering, Anda harus segera memeriksakannya ke dokter.
Pandangan mengabur
Menatap layar sepanjang hari membuat mata Anda stres. Pandangan yang menjadi kabur menjadi hal yang biasa terjadi pada orang yang sering bekerja di depan komputer setiap hari. Jika masalah seperti itu terjadi, mungkin saja itu mengindikasikan ada masalah sindrom pandangan kabur.
Mata kuning
Mata kuning bisa menjadi gejala penyakit kuning atau hemoglobin yang rendah. Mata kuning mengindikasikan bahwa liver Anda tidak berfungsi secara baik. Masalah ini biasa terjadi pada orang dewasa dan anak-anak. Selain itu, jika hemoglobin Anda rendah, mata Anda bisa tampak kekuningan.
Pandangan kabur pada penderita diabetes
Jika Anda penderita diabetes dan merasa pandangan Anda menjadi kabur, itu bisa mengindikasikan masalah mata yang serius, yaitu diabetes retinopati. Kondisi ini memengaruhi sistem sirkulasi di mata. Diabetes retinopati merupakan salah satu penyebab utama kebutaan.
Tembel
Tembel adalah hal yang biasa terjadi, tapi bisa menyakitkan dan menjengkelkan juga. Biasanya, tembel bisa hilang dengan sendirinya dalam beberapa hari. Tapi, jika tembel muncul terus menerus di tempat yang sama dan tidak hilang dalam 2-3 bulan, itu bisa menjadi tanda yang jarang terjadi adanya kanker yang disebut dengan karsinoma kelenjar sebaceous.

Senin, 20 Februari 2017

Mengapa Kosmetik Korea di Indonesia Harganya Mahal?

Tren kosmetik Korea dalam beberapa tahun terakhir telah mengalami perkembangan yang signifikan. Hal ini bukan tanpa sebab, karena kecantikan wanita Korea yang menjadi alasan kosmetik tersebut banyak diminati.
Selain itu, Korea Selatan selalu berhasil menciptakan berbagai tren kecantikan di masyarakat terutama Indonesia. Tren tersebut diiringi dengan inovasi baru dalam dunia kecantikan, seperti cushion BB cream dan masker wajah berkarakter.
Kendati demikian, kosmetik Korea yang masuk pasar Indonesia umumnya dibanderol dengan harga tinggi. Itu lantaran kandungan dari kosmetik Korea kebanyakan memakai bahan alami.
"Ya saya rasa kenapa kosmetik asal Korea mahal lantaran Korea sendiri memiliki empat musim dan harus menjangkau kebutuhan kulit di musim tersebut. Selain itu, kosmetik Korea rata-rata memakai bahan alami sehingga cenderung aman dan tidak berbahaya di kemudian hari," ujar Heddy Kandou pada di acara peluncuran ‘5 Icon Baru SamKim’ di ikawasan Jakarta Pusat, Senin, 20 Februari 2017.
Heddy menuturkan bahwa perawatan Korea Selatan seperti essence juga tak kalah tinggi harganya. Essence memiliki tekstur yang lebih tipis dan mengandung banyak air ketimbang serum.
Essence biasanya digunakan untuk merawat kulit dengan kandungan anti-aging dan bahan aktif untuk menghidrasi kulit, mencerahkan dan mengurangi keriput. Inovasi produk ini memiliki formula yang tak mudah rusak saat terpapar oksigen.
Itu artinya, bahan-bahan kosmetik tersebut saat terpapar oksigen akan tetap stabil kualitasnya dan tidak mudah teroksidasi.
"Bahan-bahan dalam kosmetik yang memiliki formula khusus atau tidak mudah (rusak) terpapar oksigen akan mengurangi efektifitasnya saat teroksidasi," ucapnya.

Pasangan Kurang Subur Masih Bisa Punya Keturunan

 Kebanyakan pasangan suami istri seringkali merasa risau ketika, tak juga dikaruniai anak saat usia perkawinan mulai melewati satu tahun. Saat hal ini terjadi, kebanyakan dari mereka mulai melakukan program kehamilan.
Prosesnya berbeda-beda, antara pasangan suami istri yang satu dengan lainnya. Bahkan, mereka yang memiliki masalah ketidaksuburuan, biasanya menempuh jalan lain agar bisa memiliki keturunan.
Program bayi tabung seringkali jadi pilihan. Tak hanya itu, proses inseminasi juga seringkali dilakukan. Namun yang jadi kendala, dua proses untuk menuju kehamilan ini, butuh biaya yang tak sedikit. Butuh konsultasi terlebih dahulu untuk melakukan program kehamilan dengan cara ini. Bahkan, ada penanganan dalam tiga tahapan, agar kehamilan bisa berhasil.
"Agar biayanya efisien, proses penanganan untuk pasangan yang sulit hamil, dilakukan dalam tiga tahapan yaitu pemberian obat, inseminasi intra uterin dan bayi tabung. Sebelumnya, pemeriksaan harus dilakukan secara teliti agar langkah yang dilakukan tepat," ujar spesialis kandungan, dr. Yassin Yanuar, SpOG saat ditemui di kawasan Kebayoran Baru, Jakarta.
Jika saat pemeriksaan ditemukan adanya gangguan pada pematangan telur, maka diberikan obat pemicu sel telur terlebih dahulu. Selain itu, jika usia pasangan masih di bawah usia 35 tahun, pemberian suntik hormon juga masih menjadi pilihan utama.

Mengupas Mitos Toilet Jongkok Berbahaya bagi Ibu Hamil

Selama hamil, tubuh ibu menopang lebih banyak beban. Bukan hanya berat badannya, namun juga menopang berat janin yang dikandungnya.
Ternyata, beban yang bertambah dua kali lipat itu, membuat dokter spesialis kandungan lebih menyarankan agar ibu menggunakan toilet duduk saat buang air.
"Toilet duduk itu lebih baik digunakan daripada toilet jongkok. Karena kalau jongkok, kakinya menopang beban berlebih, kasihan," ujar spesialis kandungan, dr Boy Abidin, SpOG kepada VIVA.co.id beberapa waktu lalu.
Menurut Boy, hal tersebut bukan berdasarkan mitos. Informasi yang beredar, toilet jongkok cenderung berbahaya untuk janin.
"Posisi jongkok bukan berarti janinnya bisa keluar, itu tidak benar. Hanya dikhawatirkan area betis dan paha si ibu menopang beban saja, nanti pegal, jadi lebih nyaman toilet duduk," ucap Boy menegaskan.
Boy juga menyarankan agar toilet duduk digunakan baik saat buang air kecil maupun Buang Air Besar (BAB), untuk memberikan kenyamanan yang tepat. Sebab, masa kehamilan sangat membutuhkan rasa nyaman agar dapat lancar beraktivitas.
"Paginya bergerak, minum banyak, makan berserat serta kenyamanan dari toilet agar BAB lancar dan tidak sembelit. Intinya ibu hamil itu harus nyaman dari segi posisi duduk atau berdiri."

Minggu, 12 Februari 2017

Orang Tua Perokok, Anak-anak Berpikir Boleh Merokok

Anak-anak yang tidak merokok, tetapi berada di sekitar orang dewasa yang merokok dengan rokok elektrik, mungkin mulai berpikir merokok secara teratur baik-baik saja, penelitian baru menunjukkan.
Rokok tembakau telah merebak di kalangan remaja Amerika Serikat sejak tahun 1998, namun beberapa ahli khawatir bahwa rokok elektrik dapat mempromosikan penerimaan rokok tradisional dan mengubah tren tersebut, tulis tim peneliti dalam Journal of Adolescent Health.
"Komunitas kesehatan masyarakat telah bekerja sangat keras untuk mendidik penduduk tentang bahaya merokok, dan kami telah mengamati pergeseran penerimaan merokok yang sebagian menyebabkan penurunan prevalensi merokok," kata penulis utama studi Kelvin Choi kepada Reuters.
"Rokok elektrik dapat membalikkan apa yang telah dicapai, tapi ada kurangnya data untuk mendukung atau menyangkal masalah ini. Itu sebabnya kami melakukan penelitian untuk mendapatkan jawaban yang dapat menginformasikan diskusi," kata Choi, seorang peneliti di National Institute on Minority Health dan Health Disparities di Bethesda Maryland.
Temuan peneliti menunjukkan bahwa penggunaan rokok elektrik pada pemuda yang tidak pernah merokok dikaitkan dengan melihat merokok pada orang dewasa dapat diterima, yang pada gilirannya berhubungan dengan keterbukaan untuk mencoba merokok.
Temuan studi membantu menjelaskan bagaimana penggunaan rokok elektrik dapat menyebabkan anak-anak merokok kemudian.
Untuk menguji ide, Choi dan rekannya menganalisa data dari sebuah survei yang dilakukan pada tahun 2014 dan dijawab oleh hampir 70.000 siswa sekolah menengah dan sekolah tinggi di 765 sekolah di Florida.
Siswa ditanya apakah mereka pernah merokok atau menggunakan rokok elektrik atau jika mereka telah melihat atau mendengar iklan tentang alat pengisap rokok elektronik. Selain itu, mereka ditanya apakah hidup dengan siapa pun yang menggunakan rokok elektronik.
Anak-anak juga ditanya apakah teman-teman mereka dan anggota keluarga dewasa yang merokok dapat diterima. 
Sekitar 20 persen dari siswa SMA dan sekitar delapan persen dari siswa sekolah menengah telah mencoba rokok elektrik. Hampir 13 persen dari sekolah dasar tinggi dan 12 persen siswa sekolah menengah hidup dengan rokok elektrik.
Penelitian ini terbatas karena hanya melihat satu negara dan satu titik waktu, catat Choi. "Langkah-langkah berikutnya akan menguji apakah temuan kami benar-benar secara nasional, dan juga dikonfirmasi temuan kami dengan studi longitudinal," kata Choi.  

Salawaku, Film Anak Bangsa Berkelas Internasional

Tak ada yang abadi, begitu pula ketika membicarakan sebuah hubungan antarumat manusia. Ada saja pihak yang pergi meninggalkan atau merasa ditinggalkan, baik karena ketidakcocokan atau maut yang memisahkan, tergantung bagaimana takdirnya.
Terlepas dari keputusan yang dibuat, konon suatu hubungan juga mampu diperbaiki bila salah satu pihak ada yang berusaha untuknya. Hal tersebut dapat dilihat lewat film garapan sineas Pritagita Arianegara, berjudul Salawaku.
Mengambil latar tempat nan indah di Pulau Seram, Maluku, kisah dimulai lewat bocah laki-laki bernama Salawaku (Elko Kastanya) yang berperangai buruk. Konon di balik kelakuannya itu, ia hanya merindukan sang kakak, Binaiya (Raihaanun), yang pergi dari desa akibat suatu masalah dan menjadi bahan cibiran warga.
Berniat mendatangi sang kakak yang bekerja sebagai buruh kasar di tempat berbeda, Salawaku pergi meninggalkan kampung. Di perjalanan, ia mendapati wisatawan asal Jakarta bernama Saras (Karina Salim) yang tengah tertidur pulas di dalam perahunya dan singkat cerita, mereka melakukan perjalanan bersama.
Tak berhenti sampai situ, salah satu kerabat Salawaku yang mencari-carinya, Kawanua (Joshua "JFlow" Matulessy), berhasil menemukan sang bocah lelaki lantas malah turut bergabung melakukan perjalanan. Bertiga, mereka mengarungi berbagai macam pengalaman dan saling menyelami karakter masing-masing.
Konflik batin turut terjadi, mulai dari tawa, emosi, bahagia, putus asa, serta gundah gulana. Puncaknya terjadi saat Kawanua coba membawa kembali Salawaku pulang ke desa karena ternyata, ada satu problematika pelik yang terjadi antara dirinya dan Binaiya, sehingga ia sungkan untuk bertemu.
Lantas, masalah apa yang sebenarnya terjadi antara Kawanua dan Binaiya? Selain itu, apakah tujuan Saras pergi jauh dari ibu kota menuju timur Indonesia? Apakah ia juga memendam problematika tersendiri yang tak kalah peliknya?
Menyingkap lewat bobot cerita, film Salawaku membawa muatan paham yang diusung antara masyarakat kota dan penduduk desa. Meski sama, namun ternyata cara pandang dan penyelesaianya amatlah berbeda.
Soal datang dan pergi adalah hal yang biasa, namun sinema layar lebar ini berusaha menekankan dua aspek, yakni tentang bagaimana kembali lagi memperbaiki cinta yang seharusnya utuh, dan bagaimana mengambil sikap dalam menghadapi hubungan yang terombang-ambing. Keduanya dibarengi dengan perjuangan bocah polos nan pemberani, dalam mengobati kerinduan pada kakaknya.
Salawaku digarap sedari beberapa tahun lalu dan pernah tampil pada sejumlah festival film internasional, seperti Jogja International Film Festival yang digelar akhir tahun 2016 lalu. Namun meski begitu, secara resmi, film ini baru akan ditayangkan di bioskop-bioskop Tanah Air pada 23 Februari 2017 mendatang