Sidang Cerai Aming-Evelyn Digelar Mulai 23 Maret 2017
Sidang perceraian artis peran Aming Sugandhi dari sang istri, Evelyn Nada Anjani, akan mulai digelar pada 23 Maret 2017 mendatang.
Hal itu diungkapkan kuasa hukum Evelyn, Henry Indraguna, melalui pesan singkat, Senin (13/3/2017).
"Sidang 1 perkara permohonan cerai Aming dan Evelyn tanggal 23 Maret 2017 jam 9 pagi. Tempat di Pengadilan Agama Jakarta Selatan," kata Henry.
Ia menambahkan, sidang perdana itu beragendakan mediasi. Sehingga kedua pihak diwajibkan hadir.Aming menikahi Evelyn di Bandung pada 4 Juni 2016. Baru delapan bulan pernikahan itu berjalan, Aming hendak menceraikan istrinya.
Ia mendaftarkan permohonan cerai ke Pengadilan Agama Jakarta Selatan pada 3 Maret 2017 lalu.
Sejauh ini Aming tidak pernah jelas mengungkap penyebab ia mengajukan cerai.
Senin, 13 Maret 2017
Wanita Berbobot 500 Kg Ini Jalani Operasi Pengurangan Lemak
Seorang wanita Mesir berbobot 500 kg dan dianggap sebagai orang paling gemuk sedunia, menjalani operasi penurunan berat badan di India.
Wanita bernama Eman Ahmed Abd El Aty (36) tersebut tiba di India pada Januari 2017. Menurut keluarganya, ia sudah 25 tahun tak pernah keluar rumah karena kegemukan. El Aty dibawa ke India menggunakan pesawat carteran.
El Aty terlahir dengan berat badan sekitar 5 kg dan didiagnosis memiliki elephantiasis, kondisi infeksi parasit sehingga bagian tubuh membengkak.
Di usia 11 tahun, berat badannya naik cepat sampai akhirnya terkena stroke dan sebagian badannya lumpuh. Akhirnya wanita ini hanya bisa terbaring di tempat tidur dan diurus oleh ibu dan kakaknya.
Juru bicara Rumah Sakit Mumbai Saifee mengatakan, sejak dirawat El Aty sudah berhasil mengurangi 100 kg berat badannya.
"Kami berusaha agar ia cukup bugar untuk bisa kembali pulang ke Mesir secepatnya," kata juru bicara rumah sakit dalam pernyataannya. Mereka juga yakin wanita tersebut akan bisa mengurangi lebih banyak berat badannya dalam beberpa bulan ke depan.
El Aty menjalani operasi bariatrik untuk menurunkan berat badannya. Operasi dipimpin oleh ahli bedah Dr.Muffazal Lakdawala.
Operasi bariatrik sering dipakai para dokter sebagai senjata terakhir untuk menangani orang yang berat badannya sangat berlebih sampai membahayakan kesehatannya.
Ada dua jenis operasi bariatrik, pertama adalah gastric band, yaitu menggunakan pita pengikat untuk mengurangi ukuran lambung sehingga hanya diperlukan sedikit makanan untuk membuatnya penuh atau kenyang.
Jenis operasi yang kedua adalah gastric bypass, yakni dokter membuatkan jalan pintas pada sistem pencernaan agar langsung ke usus besar. Tujuannya agar hanya sedikit makanan yang dicerna sehingga perut lebih cepat kenyang.
Seorang wanita Mesir berbobot 500 kg dan dianggap sebagai orang paling gemuk sedunia, menjalani operasi penurunan berat badan di India.
Wanita bernama Eman Ahmed Abd El Aty (36) tersebut tiba di India pada Januari 2017. Menurut keluarganya, ia sudah 25 tahun tak pernah keluar rumah karena kegemukan. El Aty dibawa ke India menggunakan pesawat carteran.
El Aty terlahir dengan berat badan sekitar 5 kg dan didiagnosis memiliki elephantiasis, kondisi infeksi parasit sehingga bagian tubuh membengkak.
Di usia 11 tahun, berat badannya naik cepat sampai akhirnya terkena stroke dan sebagian badannya lumpuh. Akhirnya wanita ini hanya bisa terbaring di tempat tidur dan diurus oleh ibu dan kakaknya.
Juru bicara Rumah Sakit Mumbai Saifee mengatakan, sejak dirawat El Aty sudah berhasil mengurangi 100 kg berat badannya.
"Kami berusaha agar ia cukup bugar untuk bisa kembali pulang ke Mesir secepatnya," kata juru bicara rumah sakit dalam pernyataannya. Mereka juga yakin wanita tersebut akan bisa mengurangi lebih banyak berat badannya dalam beberpa bulan ke depan.
El Aty menjalani operasi bariatrik untuk menurunkan berat badannya. Operasi dipimpin oleh ahli bedah Dr.Muffazal Lakdawala.
Operasi bariatrik sering dipakai para dokter sebagai senjata terakhir untuk menangani orang yang berat badannya sangat berlebih sampai membahayakan kesehatannya.
Ada dua jenis operasi bariatrik, pertama adalah gastric band, yaitu menggunakan pita pengikat untuk mengurangi ukuran lambung sehingga hanya diperlukan sedikit makanan untuk membuatnya penuh atau kenyang.
Jenis operasi yang kedua adalah gastric bypass, yakni dokter membuatkan jalan pintas pada sistem pencernaan agar langsung ke usus besar. Tujuannya agar hanya sedikit makanan yang dicerna sehingga perut lebih cepat kenyang.
Campuran Gula dan Sampo Bikin Rambut Lebih Indah, Ini Penjelasannya
Gula tidak selalu memberikan manfaat baik untuk tubuh apabila dikonsumsi secara berlebihan. Namun, gula bisa memberikan “keajaiban” pada rambut.
Seorang dermatolog, Dr Francesca Fusco, dari klinik Wexler Dermatology, mengatakan bahwa menambahkan gula pada sampo bisa membuat rambut lebih bersih dan sehat.
Sebab, gula bisa secara lembut melakukan eksofiliasi di kulit kepala sehingga melancarkan peredaran darah dan merangsang pertumbuhan rambut.
“Gula bisa mengurangi kotoran pada kulit kepala secara efisien. Lalu, eksofiliasi untuk mengangkat kulit kepala yang mati sehingga penetrasi nutrisi sampo dan kondisioner menjadi lebih maksimal. Gula menjadikan proses keramas jadi ekstra bersih dan ekstra lembab,” urai Fusco.
Dia menyarankan untuk memakan gula dalam takaran satu sendok makan saja. Lalu, campur gula dengan sampo dengan pelembab tinggi.
Perawatan ini, kata Fusco, disarankan hanya dilakukan sekali dalam empat minggu untuk menghindari terjadi eksofiliasi berlebihan.
Minggu, 12 Maret 2017
Manfaat Akupunktur Sama dengan Olahraga
Akupunktur pun diklaim dapat mengobati berbagai penyakit.
Pengobatan alternatif akupunktur memang telah lama hadir di Indonesia. Pengobatan yang menggunakan jarum kecil ini kian hari kian digandrungi, karena banyak orang beralih ke pengobatan ini setelah gagal menjalani pengobatan medis.
Berbagai penyakit yang kelasnya ringan hingga superberat seperti diabetes melitus, stroke, atau kanker diklaim dapat diatasi dengan akupunktur. Menurut dr. Inayah Budiastri, MS, SpGK dari Klinik Hang Lekiu, pengobatan akupunktur memang awalnya diperkenalkan untuk kesehatan. Melakukan pengobatan akupunktur selama 30 menit sama saja halnya dengan melakukan olahraga selama 1-1,5 jam.
"Sebenarnya akupunktur memang untuk kesehatan. Hal yang ditimbulkan dari akupunktur adalah relaksasi dan juga kontraksi otot. Dari penelitian diketahui bahwa dengan 30 menit kita diakupunktur, metabolisme yang terjadi sama dengan kita berolahraga 1 hingga 1,5 jam," ujar Inayah di kawasan Jakarta Selatan, Jumat, 10 Maret 2017.
Dia menuturkan bahwa akupunktur tidak hanya untuk kesehatan tubuh, tapi dapat meningkatkan keseimbangan homeostasis pasien. Selain itu, dapat menghilangkan rasa sakit yang diderita seseorang.
Pada saat terapi penusukan jarum, para pasien harus tenang dan rileks. Umumnya, penusukan jarum tersebut memanfaatkan rangsangan pada titik-titik akupunktur tubuh pasien, telinga atau kulit kepala untuk memengaruhi aliran bioenergi tubuh.
Lamanya terapi antara 15 sampai dengan 20 menit. Aplikasi pengobatan akupunktur ini juga dapat memengaruhi aliran bioenergi tubuh.
"Pengobatan ini tidak hanya untuk mengembalikan keseimbangan homeostasis, tapi juga guna menimbulkan berbagai efek, seperti penghilang rasa sakit dan pembiusan. Akupunktur memanfaatkan rangsangan pada titik-titik tubuh pasien, seperti telinga atau kulit kepala untuk memengaruhi aliran bioenergi tubuh," tuturnya.
Akupunktur pun diklaim dapat mengobati berbagai penyakit.
Pengobatan alternatif akupunktur memang telah lama hadir di Indonesia. Pengobatan yang menggunakan jarum kecil ini kian hari kian digandrungi, karena banyak orang beralih ke pengobatan ini setelah gagal menjalani pengobatan medis.
Berbagai penyakit yang kelasnya ringan hingga superberat seperti diabetes melitus, stroke, atau kanker diklaim dapat diatasi dengan akupunktur. Menurut dr. Inayah Budiastri, MS, SpGK dari Klinik Hang Lekiu, pengobatan akupunktur memang awalnya diperkenalkan untuk kesehatan. Melakukan pengobatan akupunktur selama 30 menit sama saja halnya dengan melakukan olahraga selama 1-1,5 jam.
"Sebenarnya akupunktur memang untuk kesehatan. Hal yang ditimbulkan dari akupunktur adalah relaksasi dan juga kontraksi otot. Dari penelitian diketahui bahwa dengan 30 menit kita diakupunktur, metabolisme yang terjadi sama dengan kita berolahraga 1 hingga 1,5 jam," ujar Inayah di kawasan Jakarta Selatan, Jumat, 10 Maret 2017.
Dia menuturkan bahwa akupunktur tidak hanya untuk kesehatan tubuh, tapi dapat meningkatkan keseimbangan homeostasis pasien. Selain itu, dapat menghilangkan rasa sakit yang diderita seseorang.
Pada saat terapi penusukan jarum, para pasien harus tenang dan rileks. Umumnya, penusukan jarum tersebut memanfaatkan rangsangan pada titik-titik akupunktur tubuh pasien, telinga atau kulit kepala untuk memengaruhi aliran bioenergi tubuh.
Lamanya terapi antara 15 sampai dengan 20 menit. Aplikasi pengobatan akupunktur ini juga dapat memengaruhi aliran bioenergi tubuh.
"Pengobatan ini tidak hanya untuk mengembalikan keseimbangan homeostasis, tapi juga guna menimbulkan berbagai efek, seperti penghilang rasa sakit dan pembiusan. Akupunktur memanfaatkan rangsangan pada titik-titik tubuh pasien, seperti telinga atau kulit kepala untuk memengaruhi aliran bioenergi tubuh," tuturnya.
Dewan Masjid Sebut Tak Salati Jenazah Melawan Ajaran Islam
Menyalati jenazah adalah kewajiban sesama muslim.
Pimpinan Pusat Dewan Masjid Indonesia merespons larangan menyalatkan jenazah muslim yang mendukung pasangan Pilkada DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama dan Djarot Saiful Hidayat.
Dewan Masjid Indonesia menegaskan sesuai ketentuan agama Islam, mengurus jenazah adalah sebuah kewajiban bagi sesama muslim. Untuk itu, institusi itu mengatakan siapa yang berusaha memengaruhi umat lain untuk tidak menyalatkan dan menjenguk umat muslim yang mendukung salah satu cagub merupakan tindakan menyelisihkan syariat Islam.
“Bahwa sesuai tuntunan Alquran dan Sunnah al-Nabawiyah, Syariat Islamiyah telah dengan jelas dan tegas menetapkan kewajiban dan hak syari antara sesama muslim yang hidup maupun antara yang hidup dan yang meninggal dunia," ujar Sekretaris Jenderal PP Dewan Masjid Indonesia, Imam Addaruqutni dalam keterangan resminya kepada VIVA.co.id, Minggu 12 Maret 2017.
Imam menjelaskan, menjenguk atau dijenguk serta menyalati merupakan kewajiban syar’i bagi masyarakat di suatu lingkup wilayah. Dia juga mengatakan, bagi orang yang sehat dalam suatu lingkungan masyarakat telah ditetapkan kewajiban syar’i yang harus ditunaikan.
“Yaitu menjenguk saudaranya yang sedang sakit, sementara yang sedang sakit memiliki hak syar’i untuk dijenguk oleh yang sehat,” tuturnya.
Imam mengatakan, menyalatkan jenazah saudara sesama muslim adalah kewajiban syar’i bagi yang hidup dan hak syar'i bagi jenazah untuk disalatkan.
"Jika kewajiban syar'i ini dengan sengaja ditinggalkan, maka berdosalah seluruh umat dalam lingkungan masyarakat/kampung itu," kata Imam
Imam menegaskan, seseorang bisa kehilangan hak syar'i-nya apabila secara sengaja dan terang-terangan (qashdan izh-haran) menyatakan kekafirannya atau permusuhannya (ma'shiyat) secara terus-menerus terhadap Islam.
Sebelumnya isu penolakan jenazah muslim makin kencang saat nenek Hindun, warga Kelurahan Karet, Setiabudi, Jakarta Selatan yang meninggal Selasa 7 Maret lalu.
Warga sekitar dikabarkan enggan menyalatkan jenazah Hindun. Menurut kabar yang beredar, penolakan itu terkait Hindun yang memilih Ahok dalam Pilgub DKI Jakarta. Sementara Ahok saat ini berstatus sebagai terdakwa kasus penistaan agama.
Menyalati jenazah adalah kewajiban sesama muslim.
Pimpinan Pusat Dewan Masjid Indonesia merespons larangan menyalatkan jenazah muslim yang mendukung pasangan Pilkada DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama dan Djarot Saiful Hidayat.
Dewan Masjid Indonesia menegaskan sesuai ketentuan agama Islam, mengurus jenazah adalah sebuah kewajiban bagi sesama muslim. Untuk itu, institusi itu mengatakan siapa yang berusaha memengaruhi umat lain untuk tidak menyalatkan dan menjenguk umat muslim yang mendukung salah satu cagub merupakan tindakan menyelisihkan syariat Islam.
“Bahwa sesuai tuntunan Alquran dan Sunnah al-Nabawiyah, Syariat Islamiyah telah dengan jelas dan tegas menetapkan kewajiban dan hak syari antara sesama muslim yang hidup maupun antara yang hidup dan yang meninggal dunia," ujar Sekretaris Jenderal PP Dewan Masjid Indonesia, Imam Addaruqutni dalam keterangan resminya kepada VIVA.co.id, Minggu 12 Maret 2017.
Imam menjelaskan, menjenguk atau dijenguk serta menyalati merupakan kewajiban syar’i bagi masyarakat di suatu lingkup wilayah. Dia juga mengatakan, bagi orang yang sehat dalam suatu lingkungan masyarakat telah ditetapkan kewajiban syar’i yang harus ditunaikan.
“Yaitu menjenguk saudaranya yang sedang sakit, sementara yang sedang sakit memiliki hak syar’i untuk dijenguk oleh yang sehat,” tuturnya.
Imam mengatakan, menyalatkan jenazah saudara sesama muslim adalah kewajiban syar’i bagi yang hidup dan hak syar'i bagi jenazah untuk disalatkan.
"Jika kewajiban syar'i ini dengan sengaja ditinggalkan, maka berdosalah seluruh umat dalam lingkungan masyarakat/kampung itu," kata Imam
Imam menegaskan, seseorang bisa kehilangan hak syar'i-nya apabila secara sengaja dan terang-terangan (qashdan izh-haran) menyatakan kekafirannya atau permusuhannya (ma'shiyat) secara terus-menerus terhadap Islam.
Sebelumnya isu penolakan jenazah muslim makin kencang saat nenek Hindun, warga Kelurahan Karet, Setiabudi, Jakarta Selatan yang meninggal Selasa 7 Maret lalu.
Warga sekitar dikabarkan enggan menyalatkan jenazah Hindun. Menurut kabar yang beredar, penolakan itu terkait Hindun yang memilih Ahok dalam Pilgub DKI Jakarta. Sementara Ahok saat ini berstatus sebagai terdakwa kasus penistaan agama.
Mana Lebih Efektif Turunkan Berat Badan, Kardio atau Latihan Beban?
Selama beberapa dekade, banyak orang percaya bahwa kardio atau aerobik adalah latihan terbaik untuk menurunkan berat badan.
Kemudian, tiba masa latihan kekuatan atau latihan beban menjadi bintang untuk meningkatkan metabolisme, yang artinya proses penurunan berat badan terus berlangsung meski Anda sudah terlelap. Kardio pun kemudian ditinggalkan.
Sebenarnya, jenis latihan apa yang paling baik untuk menurunkan bobot tubuh, kardio atau latihan beban?
Beberapa tahun yang lalu, para peneliti dari Duke University melakukan penelitian untuk membandingkan dua jenis latihan di atas dan mendapatkan jawaban mana yang paling bisa diandalkan untuk penurunan berat badan.
Setelah delapan bulan meminta 119 relawan yang kelebihan berat badan untuk melakukan aerobik, latihan beban dan gabungan keduanya. Pemenangnya adalah latihan aerobik.
Kelompok kardio kehilangan sekitar 1,8 Kg berat badan sedangkan kelompok latihan beban bertambah berat badan 0,9 Kg. Ini terjadi, karena massa otot bertambah sehingga angka di timbangan ikut terlihat naik.
Peneliti juga menemukan, penambahan massa otot tidak terlalu memengaruhi jumlah lemak. Kelompok aerobik hanya kehilangan 1,5 Kg lemak.
Sedangkan kelompok latihan beban hampir tidak kehilangan sedikit lemak pun, meski mereka berlatih rata-rata 47 menit lebih banyak setiap minggunya dibanding kelompok kardio.
Sementara itu, mereka yang menggabungkan dua jenis latihan kedapatan memiliki komposisi tubuh yang terbaik dan kehilangan lemak paling banyak. Tapi, mereka juga menghabiskan dua kali lebih banyak waktu di gym.
"Ini matematika sederhana," kata penulis studi Cris Slentz, PhD, asisten profesor kedokteran di Duke University.
"Menit per menit, kardio membakar lebih banyak kalori, sehingga menjadi pilihan terbaik untuk mengurangi massa lemak dan massa tubuh."
Namun, ini bukan berarti bahwa Anda harus meninggalkan latihan beban, terutama saat usia bertambah dan mulai kehilangan massa otot.
"Latihan kekuatan penting untuk menjaga tubuh tetap ramping, kuat dan berfungsi baik, serta selalu fit. Ini adalah hal penting bagi kehidupan sehari-hari tidak peduli berapapun berat badan Anda"
Untuk hasil terbaik, lakukan latihan beban lebih dulu lalu diikuti kardio. American Council on Exercise menemukan bahwa detak jantung Anda akan menjadi lebih tinggi sekitar 12 denyut permenit - selama latihan kardio ketika Anda sudah mengangkat beban terlebih dahulu.
Juga penting untuk diingat, satu fakta penting tentang latihan dan penurunan berat badan, kata Slentz. "Olahraga tidak akan menyebabkan penurunan berat secara signifikan. Apa dan berapa banyak Anda makan memiliki dampak yang jauh lebih besar," katanya.
Pasalnya, jauh lebih mudah untuk mengasup lebih sedikit kalori, daripada membakar kalori dalam jumlah yang banyak dengan latihan.
Karena itu, yang pantas disebut sebagai pemenang dalam upaya penurunan berat badan adalah kombinasi antara olahraga dan pola makan yang terukur.
Selama beberapa dekade, banyak orang percaya bahwa kardio atau aerobik adalah latihan terbaik untuk menurunkan berat badan.
Kemudian, tiba masa latihan kekuatan atau latihan beban menjadi bintang untuk meningkatkan metabolisme, yang artinya proses penurunan berat badan terus berlangsung meski Anda sudah terlelap. Kardio pun kemudian ditinggalkan.
Sebenarnya, jenis latihan apa yang paling baik untuk menurunkan bobot tubuh, kardio atau latihan beban?
Beberapa tahun yang lalu, para peneliti dari Duke University melakukan penelitian untuk membandingkan dua jenis latihan di atas dan mendapatkan jawaban mana yang paling bisa diandalkan untuk penurunan berat badan.
Setelah delapan bulan meminta 119 relawan yang kelebihan berat badan untuk melakukan aerobik, latihan beban dan gabungan keduanya. Pemenangnya adalah latihan aerobik.
Kelompok kardio kehilangan sekitar 1,8 Kg berat badan sedangkan kelompok latihan beban bertambah berat badan 0,9 Kg. Ini terjadi, karena massa otot bertambah sehingga angka di timbangan ikut terlihat naik.
Peneliti juga menemukan, penambahan massa otot tidak terlalu memengaruhi jumlah lemak. Kelompok aerobik hanya kehilangan 1,5 Kg lemak.
Sedangkan kelompok latihan beban hampir tidak kehilangan sedikit lemak pun, meski mereka berlatih rata-rata 47 menit lebih banyak setiap minggunya dibanding kelompok kardio.
Sementara itu, mereka yang menggabungkan dua jenis latihan kedapatan memiliki komposisi tubuh yang terbaik dan kehilangan lemak paling banyak. Tapi, mereka juga menghabiskan dua kali lebih banyak waktu di gym.
"Ini matematika sederhana," kata penulis studi Cris Slentz, PhD, asisten profesor kedokteran di Duke University.
"Menit per menit, kardio membakar lebih banyak kalori, sehingga menjadi pilihan terbaik untuk mengurangi massa lemak dan massa tubuh."
Namun, ini bukan berarti bahwa Anda harus meninggalkan latihan beban, terutama saat usia bertambah dan mulai kehilangan massa otot.
"Latihan kekuatan penting untuk menjaga tubuh tetap ramping, kuat dan berfungsi baik, serta selalu fit. Ini adalah hal penting bagi kehidupan sehari-hari tidak peduli berapapun berat badan Anda"
Untuk hasil terbaik, lakukan latihan beban lebih dulu lalu diikuti kardio. American Council on Exercise menemukan bahwa detak jantung Anda akan menjadi lebih tinggi sekitar 12 denyut permenit - selama latihan kardio ketika Anda sudah mengangkat beban terlebih dahulu.
Juga penting untuk diingat, satu fakta penting tentang latihan dan penurunan berat badan, kata Slentz. "Olahraga tidak akan menyebabkan penurunan berat secara signifikan. Apa dan berapa banyak Anda makan memiliki dampak yang jauh lebih besar," katanya.
Pasalnya, jauh lebih mudah untuk mengasup lebih sedikit kalori, daripada membakar kalori dalam jumlah yang banyak dengan latihan.
Karena itu, yang pantas disebut sebagai pemenang dalam upaya penurunan berat badan adalah kombinasi antara olahraga dan pola makan yang terukur.
Inilah yang Terjadi pada Tubuh Ketika Lakukan "Skip Challenge"
Tren melakukan tantangan skip challenge oleh remaja dinilai membahayakan kesehatan. Dari video yang beredar di media sosial, bisa terlihat bagaimana remaja tiba-tiba pingsan hingga kejang-kejang setelah dadanya ditekan selama beberapa menit. Mengapa hal itu bisa terjadi?
Dokter spesialis jantung dan pembuluh darah dari Rumah Sakit Harapan Kita, Yoga Yuniadi menjelaskan, penekanan pada dada tersebut berujung pada menurunnya kadar oksigen dalam darah atau disebut hipoksia.
"Berdasarkan video, yang terjadi adalah penekanan dada yang cukup keras untuk menghalangi upaya napas, tapi tidak cukup keras untuk mengubah pola denyut jantung. Jadi akibatnya kadar oksigen darah menurun," jelas Yoga saat dihubungi, Jumat (10/3/2017).
Yoga mengatakan, ketika seseorang mengalami hipoksia, yang pertama kali akan terdampak adalah bagian otak. Kekurangan oksigen di bagian otak itulah yang menyebabkan penurunan kesadaran hingga kejang. Akibat fatalnya, hipoksia bisa menyebabkan kerusakan otak.
"Hipoksia otak bila terjadi 4 menit akan menyebaban kerusakan otak yang bersifat permanen," kata Yoga.
Sayangnya, sejumlah remaja yang melakukan skip challenge tak memperhatikan masalah kesehatannya. Mereka justru terlihat menganggap permainan yang viral di media sosial dengan tagar #SkipChallenge itu sebagai sebuah tantangan yang patut dicoba.
Mengingat banyak video bertagar #SkipChallenge yang dilakukan dalam kelas di sekolah, Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Muhadjir Effendy pun meminta pada guru mencegah remaja lakukan skip challenge.
Sebelum ramai dilakukan sejumlah remaja di Indonesia, skip challenge atau passout challenge juga banyak dilakukan remaja di Amerika. Tantangan skip challenge bahkan telah memakan korban di AS.
Pusat Pencegahan dan Pengendalian Penyakit menyatakan, sepanjang 1995-2007 saja, ada 82 media di AS yang melaporkan kematian karena skip challenge.
Tren melakukan tantangan skip challenge oleh remaja dinilai membahayakan kesehatan. Dari video yang beredar di media sosial, bisa terlihat bagaimana remaja tiba-tiba pingsan hingga kejang-kejang setelah dadanya ditekan selama beberapa menit. Mengapa hal itu bisa terjadi?
Dokter spesialis jantung dan pembuluh darah dari Rumah Sakit Harapan Kita, Yoga Yuniadi menjelaskan, penekanan pada dada tersebut berujung pada menurunnya kadar oksigen dalam darah atau disebut hipoksia.
"Berdasarkan video, yang terjadi adalah penekanan dada yang cukup keras untuk menghalangi upaya napas, tapi tidak cukup keras untuk mengubah pola denyut jantung. Jadi akibatnya kadar oksigen darah menurun," jelas Yoga saat dihubungi, Jumat (10/3/2017).
Yoga mengatakan, ketika seseorang mengalami hipoksia, yang pertama kali akan terdampak adalah bagian otak. Kekurangan oksigen di bagian otak itulah yang menyebabkan penurunan kesadaran hingga kejang. Akibat fatalnya, hipoksia bisa menyebabkan kerusakan otak.
"Hipoksia otak bila terjadi 4 menit akan menyebaban kerusakan otak yang bersifat permanen," kata Yoga.
Sayangnya, sejumlah remaja yang melakukan skip challenge tak memperhatikan masalah kesehatannya. Mereka justru terlihat menganggap permainan yang viral di media sosial dengan tagar #SkipChallenge itu sebagai sebuah tantangan yang patut dicoba.
Mengingat banyak video bertagar #SkipChallenge yang dilakukan dalam kelas di sekolah, Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Muhadjir Effendy pun meminta pada guru mencegah remaja lakukan skip challenge.
Sebelum ramai dilakukan sejumlah remaja di Indonesia, skip challenge atau passout challenge juga banyak dilakukan remaja di Amerika. Tantangan skip challenge bahkan telah memakan korban di AS.
Pusat Pencegahan dan Pengendalian Penyakit menyatakan, sepanjang 1995-2007 saja, ada 82 media di AS yang melaporkan kematian karena skip challenge.
Langganan:
Postingan (Atom)






